Senin, 05 Januari 2015

Spellinder - Helen Stringer

goodreads
Judul: Spellbinder (2009)
Judul terjemahan: Sang Pengikat Mantra
Pengarang: Helen Stringer
Penerjemah: Fialita & Primadonna Angela
Desain sampul: EorG
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Cetakan ke-1, 2014
Tebal: 408 hlm
ISBN: 978-602-03-0377-2
Genre: Adventure, Fantasy, Paranormal, Mystery
Belladonna Johnson bisa melihat hantu. Kemampuan itu diwarisinya dari sang ibu, dan sebetulnya tidak diinginkan Belladonna. Siapa sih yang mau kelihatan mengobrol sendiri?

Tetapi, sejak orangtuanya meninggal––namun tetap “tinggal” di rumah mereka––kemampuan tersebut berguna juga. Kehidupan mereka jadi bisa tetap seperti dulu.


Lalu tiba-tiba, orangtuanya menghilang, juga semua hantu lain di dunia...

Maka Belladonna dan Steve, temannya, bertualang ke Sisi Lain yang berbahaya, tempat arwah-arwah berada. Mereka harus menemukan orangtua Belladonna dan semua hantu lain––sebelum terlambat.

Belladonna dapat melihat hantu, hal ini membuatnya tidak percaya diri, dan takut kalau-kalau orang lain melihat ia berbicara sendiri. Kehidupannya, berjalan seperti ‘biasa’, ia tak menonjol di sekolah dan orang-orang cenderung mengaggapnya tidak ada. Kecuali, sampai Lady Mary memintanya untuk memberitahu sang Spellbinder bahwa bayinya menghilang dan Steve Evans mengetahui kemampuannya. Lalu Belladonna sadar, bukan hanya bayi Lady Mary yang menghilang, tapi semua hantu.
Dia memandang Steve dan menggeleng. “Tidak ada.”

“Oh,” katanya, hampir-hampir terdengar kecewa.

“Sungguh aneh,” dia bergumam saat mereka berjalan menuju kelas bahasa Prancis mereka.

Steve menyeringai. “Hanya kau yang menganggap tidak melihat hantu adalah hal yang aneh.” p. 67

Semua hantu menghilang, termasuk ayah dan ibu Belladonna. Dan yang membuat ia sakit hati adalah ketika bibi dan neneknya tak mau memberitahu apa yang terjadi. Akhirnya Belladonna memutuskan untk mencari tahu sendiri. Namun, semua ini bukan hanya mengenai para hantu yang menghilang secara misterius, ada rencana besar yang dibuat oleh seseorang selama beratus-ratus tahun demi takluknya tujuh dunia. Dan hanya Belladonna yang mampu menghentikannya.

Aneh rasanya saya merasa buku ini mirip dengan Bumi. Karakter Steve mirip sekali dengan Ali kecuali ia tidak semenyebalkan itu; dan konsep penjahatnya juga ‘sama’—semoga tidak spoiler—.  Ohya, jika Steve bisa diibaratkan Ali, maka penyebab menghilangnya si penjahat juga sama wkwk. Tapi, cuma itu sih yang mirip.

Yang paling menarik dari buku ini mungkin adalah penderitaan Belladonna di lingkungannya. Rasanya, saya merasakan sakitnya ketika semua manusia menutupi banyak hal darinya karna menganggap Belladonna kecil sementara para hantu bergantung padanya dan menuntut ia dalam segala hal.

Sementara itu, saya rasa deskripsi setting tempat dibuku ini agak berlebihan, terlalu mendetail dan bikin saya males bacanya apalagi ngebayanginnya. Untuk mengisahkan dunia lain, sepertinya deskripsi detail seperti itu agak mengekang imajinasi pembaca. Kurang greget juga sih, beberapa adegan yang menegangkan tidak sampai membuat saya khawatir, sehingga buku ini jadi membosankan.

Yah, buku ini memang tidak terlalu berkesan. Tapi, mengingat ini buku pertama dari serial spellbinder, berharap saja buku selanjutnya lebih baik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...