Postingan

Menampilkan postingan dengan label So3

Scene On Three #7

Gambar
“... Dia salah karena mengabaikan tanda-tanda bahaya dan membuat kalian semua repot.” “Saya akan menyampaikan kepada mayatnya.” Aku berkata pada diri sendiri bahwa apabila aku tersenyum ketika mengucapkannya, aku mungkin akan merasa lebih tenang. “Katakan sesuatu kepada tamu-tamu lain,” Blanche menyarankan. “Katakan pada mereka, saya masih punya dua kamar kosong di sini. Memang tidak semewah Bloxham, tapi semua orang masih hidup ketika mereka bangun di pagi hari.” (p.211, The Monogram Murders – Sophie Hannah) Catchpool mungkin tidak tersenyum, tapi saya tersenyum. Saya tidak tau kenapa saya tersenyum. Saya merasa jahat.

Scene on Three #6

Gambar
Dalam waktu yang tidak terlalu lama hutan itu menjadi ramai. Penebangan dan pembuatan lahan pertanian berjalan cepat di bawah pengawasan tuhalas yang ditunjuk Arya Wiraraja. Tuhalas bertanggungjawab mengawasi orang-orang yang sedang bekerja agar tak menebang pohon tanpa mempertimbangkan akibat-akibat buruknya bagi keseimbangan alam agar dapat terus dinikmati anak cucu.   —Hal 182 (The Rise of Majapahit by Setyo Wardoyo) Melihat keadaan alam sekarang, pemanasan global dan segala macamnya, saya hanya bertanya-tanya kenapa tidak ada tuhalas lagi?

Scene on Three #5

Gambar
U ntuk Scene on Three kali ini saya mengutip dari buku The Seven Dials Mystery karya Agatha Christie  "... . Bill, kaukenal Jimmy Thesiger?" "Tentu. Kau juga kenal, kan?" "Tidak," kata Bundle "Ya, pasti. Kau harus kenal dia. Setiap orang kenal Jimmy." "Maaf. Tapi aku bukan setiap orang," kata Bundle. (Hal. 65) Saya suka sekali dengan karakter Bundle. Hampir saja, ia terlihat kuper gara-gara pernyataan Bill. Tapi, kemudian dengan pernyataannya, Bundle berhasil menyelamatkan diri, dan memberikan pesan pada pembaca untuk tidak tertekan ketika mengetahui kita tidak sama seperti orang-orang. *err, itu sih kamu, fat*

Scene on Three #4

Gambar
Hari pertama saya masuk sekolah lagi, agak malas sebenarnya karena karena kemarin saya sudah libur seminggu (dan rasanya masih pengen libur), belum lagi jum'at depan ada libur lagi, dua minggu lagi juga libur lagi, seminggu. Libur, sekolah, libur, sekolah, lama-lama cape juga, maksudnya capek menyesuaikan dirinya. Sudah begitu banyak proyek rumit yang perlu diselesaikan (mentang-mentang banyak libur). Hal ini membuat saya teringat sebuah scene di The Graveyard Book – Neil Gaiman.     “Kau aneh,” kata Mo. “Kau tak punya teman.”     “Aku ke sini bukan untuk berteman,” jawab Bod dengan jujur. “Aku ke sini untuk belajar.”    Hidung Mo berkedut. “Tahukah kau betapa aneh nya itu?” dia bertanya. “Tidak ada orang yang ke sekolah untuk belajar . Maksudku, orang bersekolah karena harus.”     Bod mengangkat bahu. (p. 220 – 221) Ini sebenarnya ironis sekali, ketika anak-anak jaman sekarang (termasuk saya) sering melupakan hakikat sebenarnya d...

Scene on Three #3

Gambar
Yah, harus diakui saya ini males-malesan kalau bikin postingan. Entah itu konten maupun frekuensinya. Bahkan kalau sudah rajin buat pun, males mengeposkannya. Jangankan meme, review saja sering bertumpuk untuk saya pos nanti-nanti. Sebenarnya saya cuma mau bilang, kalau postingan meme di blog saya sedikit sekali. Oke, kita abaikan paragraf gajelas diatas dan langsung menuju konten pos ini yang sebenarnya. Scene pilihan saya saat ini diambil dari buku Lord Edgware Dies karya Agatha Christie

Scene on Three #2

Gambar
Halo... selamat hari Sabtu!! tetap semangat bagi yang kerja/sekolah dan selamat weekend bagi yang merayakan. Atau ada yang seperti saya? bosan di rumah berminggu-minggu sabari ngadegdeg menunggu hasil UN? 2 minggu lagi teman~ Kalau begitu langsung saja. untuk Scene on Three kali ini saya memilih salah satu adegan dari buku Hickory Dickory Dock karya Agatha Christie. "Saya tak mengerti, tolong," kata Mr. Akibombo. (Hal 79) "Aku tak mengerti, tolong," kata Mr. Akibombo. (Hal 80) "Sungguh, aku tak mengerti..." (Hal 82) "Tolong," kata Mr. Akibombo, sambil memandang ke sekitarnya dengan pandangan memohon. "Aku tak mengerti." (Hal 83) Jadi, pada halaman 78-83 buku ini. Para mahasiswa sedang berdebat di ruang makan mengenai Celia yang ternyata adalah orang yang mencuri barang-barang di pondokan itu. Mr. Akibombo sendiri adalah orang Afrika yang tidak begitu pandai bahasa inggris, dan nampaknya tidak bisa m...

Scene on Three #1

Gambar
Hola.. Selamat hari minggu!! Sudah lama, kalau cek Blog Buku Indonesia (btw Happy Birthday BBI!!) setiap tanggal yang ada unsur angka 3-nya. Pasti ada aja meme " Scene on Three ". Dan ngomongin adegan suatu buku itu memang menyenangkan.. Apalagi kalau ternyata ada orang punya opini tentang adegan itu juga. Nah, karena hari ini tanggal 13, untuk pertama kalinya.. Saya mengikuti meme buatan blog Bacaan Bzee ini. Berikut scene pilihan saya, diambil dari novel Bumi - Tere Liye Sejak aku sudah mengerti, aku tahu bahwa di keluarga kami juga ada peraturan tidak tertulis-di luar peraturan Mama yang setebal novel itu. Papa tidak akan pernah membicarakan masalah kantor kepadaku. Juga Mama, tidak akan pernah membicarakan masalah apa pun di luar sana kepadaku. Mereka berjanji tidak akan melibatkanku yang masih kecil (sekarang sudah remaja), membuatku ikut memikirkan, cemas, mengganggu jam belajarku. Biarkan Ra menikmati masa-masa terbaiknya, demikian penjelasa...