Postingan

Menampilkan postingan dengan label Negeri Para Bedebah

NEGERI DI UJUNG TANDUK - Tere Liye

Gambar
Judul : NEGERI DI UJUNG TANDUK Penulis : Tere Liye Desain & Ilustrasi Sampul : eMTe Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Terbit : Cetakan ke-1, April 2013 Jumlah halaman : 360 hlm ISBN : 978-979-22-9429-3 Genre : Action, Thriller Di sekuel buku Negeri Para Bedebah ini, diceritakan sudah setahun berlalu setelah kejadian Bank Semesta. Kini selain menjadi konsultan ekonomi, ia juga merangkap menjadi konsultan politik, di mana tema ini mendominasi cerita. Klien politik Thomas adalah seorang kader partai lembayung berinisial JD yang berasal dari warga sipil. Ia pernah menjadi walikota dan gubernur terbaik di masa jabatannya, dan tahun depan dijamin Thomas akan menjadi presiden setelah tahun lalu mengakhiri 5 tahun jabatannya sebagai gubernur ibukota. Yang menarik, ternyata JD adalah kakak kelas Thomas di sekolah asrama-nya. Salah satu sekolah terbaik yang ada di dunia. Membuat Thomas yakin untuk mendukungnya maju menjadi RI-1. "Sebuah karakter dan prinsip yang cem...

NEGERI PARA BEDEBAH - Tere Liye

Gambar
Judul : NEGERI PARA BEDEBAH Pengarang : Tere Liye Desain & Ilustrasi sampul : eMTe Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Terbit : Cetakan ke-1, Juli 2012 Jumlah Halaman : 440 hlm ISBN : 978-979-22-8552-9  Genre : Thriller, Action, Mystery, Crime Setelah selesai membaca cerbung Bumi yang hanya 20 episode plus bolong-bolong itu. Saya teringat ketika pernah 'menjelajahi' fanpage Tere Liye di tahun 2011 (No! I didn't stalk, I investigate!) Ada beberapa cerbung berjudul 'Bangsat-Bangsat Berkelas' . Maka saya googling kalimat itu. Dan menyesal pernah membacanya, bukan karena ceritanya tidak seru, malah sebaliknya seru sekali. Sialnya, di 92% cerita. Ceritanya di stop, saya harus baca novelnya, demi 8% sisanya. Yang ternyata setelah di bumbui rasa penasaran, rasanya lebih baik dari 50%. Dibuka dengan kenyataan menyebalkan bahwa Thomas yang baik hati harus membantu Om Liem , penjahat ekonomi, untuk melarikan diri dari jeratan kebangkrutan. Se...