Postingan

Menampilkan postingan dengan label Miss Marple

They Do It with Mirrors - Agatha Christie

Gambar
Judul: They Do It with Mirrors (1991) Judul terjemahan: Muslihat dengan Cermin Pengarang: Agatha Christie Penerjemah: Julanda Tantani Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Terbit: cetakan ke-4, Maret 2014 Tebal: 280 hlm Genre: Mystery & Thriller "Seperti tukang sulap," gumam Miss Marple lirih. "Tipu muslihat cermin, saya rasa begitulah sebutannya."—p.239 Jane Marple, Ruth Van Rydock, dan Carrie Louise pernah menjadi teman sekolah dulu sekali. Ruth, meskipun tinggal di Amerika cukup sering mengunjungi Miss Marple dan Carrie Louise yang tinggal di Inggris. Meski begitu Miss Marple dan Carrie Louise malah hampir tidak pernah bertemu selama dua puluh lima tahun.

The Adventure of Christmas Pudding - Agatha Christie

Gambar
Judul : The Adventure of the Christmas Pudding (1960)  Judul terjemahan : Skandal Perjamuan Natal  Pengarang : Agatha Christie  Penerjemah : Ny. Suwarni A.S.  Desain&ilustrasi sampul : Satya Utama Jadi  Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama  Terbit : Cetakan ke-5, Oktober 2013  ISBN : 978-979-22-2970-7  Tebal : 352 hlm  Genre : Crime, Classic, Thriller & Mystery   The Adventure of Christmas Pudding adalah kumcer yang terdiri dari enam cerita. Lima diantaranya kisah yang mengandalkan Poirot dan satu Miss Marple. Kisah favorit saya sendiri adalah Yang Tak Diperhitungkan . Mungkin karena itu yang paling panjang dan saya membacanya sekali duduk.  Yang Tak Diperhitungkan mengisahkan tentang Reuben Astwell yang terbunuh di ruang kerjanya. Nampaknya ia dipukul dari belakang dengan gada raksasa. Charles Leverson adalah yang terakhir bersamanya malam itu, ia diduga sebagai pembunuhnya. Apalagi se...

The Moving Finger - Agatha Christie

Gambar
J udul Asli : The Moving Finger (1943) Judul Terjemahan : Pena Beracun Pengarang : Agatha Christie Alih Bahasa : Ny. Suwarni A.S. Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Terbit : Cetakan ke-6, Maret 2013 Jumlah Halaman : 320 hlm No. ISBN : 978-979-22-9377-7 Kematian menyerang secara diam-diam  Aku ingat, surat itu tiba waktu kami sedang sarapan. Pengirimnya pasti dari desa ini dan alamatnya diketik.  Aku membuka surat itu sebelum dua surat lain yang berstempel pos London. Di dalamnya terdapat sehelai kertas yang di tempeli kata-kata dan huruf-huruf cetak yang telah di gunting dari buku. Sesaat aku menatap kata-kata itu tanpa memahaminya. Kemudian napasku tersekat...  Mula-mula surat-surat kaleng yang keji itu hanya menyebabkan rasa takut. Tapi kemudian surat-surat itu menyebabkan kematian. Pertanyaannya adalah : siapa yang akan menjadi korban berikutnya...? Dengan sudut pandang Jerry Burton, Pilot yang baru saja pulih dari kecelakaan yang menimpanya, Ki...