Rabu, 29 Juli 2015

The Night Gardener - Jonathan Auxier

goodreads
Judul: The Night Gardener (2014)
Pengarang: Jonathan Auxier
Penerjemah: Rini Nurul Badariah
Penerbit: Metamind
Terbit: Cetakan ke-1, Mei 2015
Tebal: 382 hal
ISBN: 978-602-72510-1-4
Genre: Horror


'Bantu aku tumbuh, dan akan kaudapat
Semua yang kau mau suatu saat.'hal 229

Susah payah selamat dari badai dan menempuh perjalanan yang sulit. Akhirnya, Molly dan Kip sampai di kediaman keluarga Windsor. Hal pertama yang menarik perhatian mereka adalah pohon besar di sebelah rumah itu, yang dahan-dahan dan akarnya menembus rumah. Masalahnya, pohon itu menyeramkan, sama menyeramkannya dengan keluarga Winsdor yang pucat seperti mayat.

Sejak awal, penduduk desa di luar hutan selatan sudah memperingatkan mereka untuk tidak mendekati daerah terkutuk itu. Molly dan Kip juga merasakan hal yang sama kini. Tapi mereka tak punya pilihan, mereka sudah tak punya tempat untuk pulang. Apalagi melihat kondisi Kip yang sudah tidak bisa menempuh perjalanan lebih jauh.

Jadi, mereka terpaksa menetap di sana. Dan tak butuh lama untuk merasakan keanehannya. Mulai dari udara musim semi yang sedingin bulan Oktober, jejak lumpur berbentuk aneh yang selalu Molly temukan paginya, dan jangan lupakan orang dibalik kabut yang mengikuti Kip saat berusaha mengendap ke kamar Molly. Lama, Molly tau semua karena pohon itu, dan juga Pekebun Malam.

Kip semakin yakin kalau mereka harus pergi dari tempat itu, tapi Molly ragu. Apalagi setelah ia mendapatkan sesuatu dari pohon itu. Tapi setiap pemberian harus di bayar, dan Pekebun Malam ingin jiwanya.


Apa perbedaan dusta dengan cerita? Pasti ada saja, pecinta dongeng yang menanyakan hal ini pada dirinya sendiri. Salah satunya adalah Molly. Molly pendongeng yang cukup cakap, ia sering mendongengi adiknya, sekedar untuk menenangkannya. Tak jarang, menutupi banyak hal demi menghindarkan adiknya dari rasa takut.

Sementara Kip, tumbuh menjadi anak yang pemberani, bukan hanya karena dongeng-dongeng heroik dari Molly, tapi ia karena ia sendiri mempunyai ujian yang lebih berat dari kakaknya. Kip cacat, ia pincang, dan sering menerima olok-olokan. Tapi itu membuatnya kuat, juga membuat kakaknya kuat ketika mengingatnya.

Dua karakter yang benar-benar sempurna, dalam arti benar-benar manusiawi. Molly yang ternyata penakut dalam topeng nekadnya dan Kip yang sebenarnya egois dalam ketegarannya. Juga pesan berkesan mengenai tipuan yang sesungguhnya tentang dunia, jawaban dari 'apa perbedaan dusta dan cerita?'

Belum ketegangan yang bertubi-tubi mengenai misteri Pekebun Malam. Gaya bercerita Auxier benar-benar menghanyutkan. Membuat pembaca larut dalam suasana, pikiran dan perasaan tokoh-tokohnya. Bukan hanya Molly dan Kip, tapi juga keluarga Windsor, keluarga Windsor yang dingin sebenarnya mempunyai kehangatan yang terkubur keinginan tidak masuk akal satu sama lain.

Saya suka buku ini.

Kebenaran tetap kebenaran, walaupun buruk.—hal 114



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...