Kamis, 23 November 2017

The Lightning Thief - Rick Riordan

Goodreads
Judul: The Lightning Thief (Percy Jackson & The Olympians #1)
Judul Terjemahan: Pencuri Petir
Pengarang: Rick Riordan
Penerbit: Noura Books
Terbit: Oktober 2013
Tebal: 436 hal
Genre: Fantasi

"Karena aku nggak normal," kataku.
"Kau menyebutkan hal itu seolah-olah itu hal yang buruk, Percy. Tapi kau tak sadar, betapa penting dirimu"


Salah satu alasan kenapa Percy Jackson biasa ada di reading list saya adalah gara-gara sebuah cerita wattpad yang penuh dengan referensi mitologi, kemudian didorong oleh reading challenge Mbak Widy. Kalau kalau kamu perhatikan, postingan ini memang entry pertama saya buat RC ini. Jelas bakal nambah panjang daftar RC yang tidak berhasil saya lakukan, tapi saya gak mau gak berusaha sama sekali.

Perkenalan pertama saya dengan Percy adalah dari kedua filmnya, yang meskipun dapat banyak hujatan dari penggemar novelnya, sebenarnya cukup bagus buat saya yang sama sekali belum pernah sentuh bukunya. Kemudian, sekitar awal tahun, saya baca Percy Jackson's Greek Gods (tapi gak saya review, sayang bet) yang sedikit banyak memberi gambaran bagaimana filmnya sudah mengubah poin-poin penting dari bukunya.

Di Lightning Thief ternyata Percy masih 12 tahun. Selama ini dia hanya menganggap dirinya sebagai anak bermasalah yang tidak punya. Tapi ternyata dirinya lebih dari itu. Semua terungkap ketika dirinya sampai di Perkemahan Blasteran setelah banyak insiden menimpanya bahkan sampai 'mengorbankan nyawa' ibunya.

Percy akhirnya tau bahwa ia adalah putra Poseidon, Dewa Laut, satu dari Tiga Dewa Besar. Ini menjadi masalah karena seharusnya Dewa Besar tidak boleh punya anak demi perdamaian, di tambah baru saja terjadi perseteruan antara Poseidon dan Zeus  yang menyebabkan Percy dituduh sebagai pencuri Petir Asali, lambang kekuasaan Zeus.

Tentu saja Percy tak mencurinya, lalu siapa? Kecurigaan tertuju pada Hades. Dewa Besar lain yang terpaksa tinggal di Dunia Bawah karena kalah suit. Bukankah masuk akal jika ia mwncuri petir itu supaya bisa menguasai dunia dan membalas dendam pada saudara-saudaranya?

Jika memang begitu, Percy tak punya banyak pilihan selain mengambil petir itu dari Hades dan mengembalikannya pada Zeus untuk membersihkan namanya, dan mencegah perang antar dewa. Lagipula, Dunia Bawah adalah tempat perginya orang-orang mati bukan? Mungkinkah ibunya juga ada di sana?

Cerita berlanjut dengan cerita Percy dalam perjalanannya mencari pintu Dunia Bawah yang dihadang oleh berbagai jenis monster. Ada banyaaak sekali perbedaan dengan filmnya, baik dari segi visualisasi tokoh sampai plotnya (Plot nya diganti dooong, pantesan pada ngamuk 😂)

Yang jelas, (dan pasti sudah di bilang banyak orang) bukunya lebih seru. Percy menghadapi lebih banyaj tantangan dan twistnya lebih berbelit. Terjemahannya cukup enak di baca, meski memang rasanya jadi kayak bukan baca buku terjemahan, tapi mungkin karena sasaran buku ini anak-anak jadi terjemahannnya dibuat seringan mungkin.



***

Ngomong-ngomong, hari ini menandai anniversary ke empat buat Mewri Membaca. Saya gak bisa bilang "empat tahun berlalu dan blig ini masih bertahan", karena baik progress baca maupun blogging saya keduanya sama-sama kacau dan saya mulai ragu kalau blig ini bisa bertahan 😅.

Kalau boleh beralasan, saya punya maslah gak bisa mulai baca sebelum nulis review buku sebelumnya, tapi gak bisa nulis review tanpa mastiin saya bisa nulis sekali duduk tanpa distraksi yang bisa bikin saya lupa mau nulis apa. Dengan kata lain saya harus nyari tiga jam kosong di sela-sela waktu saya. Tapi jangan kan waktu buat review, untuk baca aja susah buat sekali duduk. Cara saya ngeribetin diri sendiri ini akhirnya bikin sugesti kalo bikin review itu ribet dan akhirnya saya gak bikin review sama sekali. Padahal, saya ngerasa enjoy lo waktu bikin review ini, meskipun gapnya udah sebulan dari terakhir bacanya.

Selain itu ada hal-hal lain juga yang mengalihkan aaya dari hobi baca sih. Meski banyak yang bilang kalau bahagia itu lebih penting daripada khawatir gara-gara readingslump, tapi saya tetep aja kecewa.

Jadi pengumuman kecil, saya gak ngerayain dengan giveaway tahun ini, karena jelas gak ada yang perlu dirayakan. Tapi saya sendiri bener-bener berharap kalau kedepannya keadaannya bakal jadi lebih baik, apapun definisi dari lebih baik itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...