Minggu, 27 April 2014

The Cuckoo's Calling - Robert Galbraith (J.K Rowling)


Judul Asli : The Cuckoo's Calling (2013)
Judul Terjemahan : Dekut Burung Kukuk 
Pengarang : Robert Galbraith (a.k.a J.K Rowling)
Alih Bahasa : Siska Yuanita 
Alih Bahasa puisi hal 7 & 517 : M. Aan Mansyur
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit : Cetakan ke-1 Desember 2013
Jumlah Halaman : 520 hlm

Cormoran Strike, detektif partikelir berkaki satu dengan tubuhnya yang besar dan berbulu sedang mengalami kondisi yang sangat amat buruk, hutang menumpuk, ancaman pembunuhan, karier yang hampir hancur, dan baru saja putus dengan sang kekasih yang membuatnya harus tidur di kantor. Bagai dewi fortuna, Robin datang sebagai sekretaris barunya dan dengan mengejutkan di jam-jam pertama dia bekerja, akhirnya seorang klien kaya raya datang menyewa jasanya yang berarti membantunya dari masalah ekonomi

John Bristow, adalah pengacara yang mempunyai adik seorang supermodel yang baru meninggal tiga bulan lalu, Lula Landry. Ia tak percaya ketika polisi menyatakan itu bunuh diri, dan dengan agak memaksa meminta Strike untuk menyelidiki kasus yang sudah mulai tenggelam ini. Walau awalnya tidak yakin, Strike yang notabene adalah mantan angkatan darat toh juga menyelidiki dengan tekun, metodis, juga teliti. Dengan bantuan Robin yang berinisiatif tinggi, mereka mencari fakta ke sana ke mari. Surat kabar, internet, wawancara, kemanapun mereka dapat menemukan kebenaran.

Buku yang menarik. Meski awalnya membosankan, tetap saja semakin banyak lembar yang di buka
semakin penasaran dengan apa yang akan terjadi berikutnya. Strike benar-benar beruntung, ketika orang-orang begitu penasaran tentang asal-usulnya yang tidak begitu menyenangkan. Robin yang efisien dalam melakukan pekerjaannya mampu menahan rasa ingin-tahunya demi kenyamanan sang bos.

Strike yang begitu kacau membuat saya agak meragukannya sebagai detektif, tentu saja coba bandingkan dengan Poirot atau Holmes, walau saya belum pernah baca Holmes. Mereka sempurna, sedangkan Strike? Meski begitu lama-kelamaan-pun saya kagum dengan kesabarannya, keteguhan, serta ketekunannya walau di saat yang bersamaan saya merasa iba. Secara tidak langsung membuat rasa penasaran akan kehidupan Strike tidak kalah akan rasa penasaran mengenai kasus itu sendiri

Hanya saja, menyedihkan sekali karna saya tidak begitu puas dengan endingnya. Tenang, Twistnya keren. Tapi, ketika kita mencoba menebak seorang pelaku dalam novel kriminal, cara terbaik memilih yang paling tidak mungkin, sialnya pilihan saya tepat -_- . Mungkin akan lain jika ada sesuatu yang lebih 'wah' ketika pengungkapan pelaku, Meski begitu buku ini seru lho, asal anda tidak kebablasan menebak pelakunya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...