Sabtu, 29 Agustus 2015

Misteri Gua Jepang - Iwok Abqary

sampul Misteri Gua Jepang - Iwok Abqary
Judul: Misteri Gua Jepang (Seri Misteri Favorit #10)
Pengarang: Iwok Abqary
Ilustrator: Indra Bayu
Penyunting: Pradikha Bestari
Penerbit: Kiddo
Terbit: 2015
Tebal: 152hlm
ISBN 978-979-91-0865-4
Genre: Crime, Thriller & Mystery
“Memangnya ada perang yang sopan?” p.50
Kek Pardi sangat misterius!

Kek Pardi adalah kakek jauh Adon yang tak pernah ditemuinya. Mendadak, Kek Pardi tinggal bersama keluarganya. Mendadak juga Kek Pardi membuat Ayah mengganti rencana liburan keluarga dari ke Yogyakarta menjadi ke Pangandaran.


Sampai di Pangandaran, Kek Pardi bersikeras pergi ke Gua Jepang. Lalu, malamnya Adon memergoki Kek Pardi diam-diam mengadakan pertemuan tengah malam misterius dengan seorang lelaki bertopi! Adon sempat mendengar selentingan tentang adanya harta peninggalan Jepang di Gua Jepang.
Apakah itu berarti ... Kek Pardi terlibat perburuan harta karun itu? Jangan-jangan Kek Pardi itu kakek palsu!

Adon tidak bisa tinggal diam. Ia dan Ujang, si anak pantai, ikut menyelidik ke dalam gua. Dan, BET! Dua sosok kuat membekap mulut mereka!

Yay! Buku ini menjadi buku ke-enam dari seri misteri favorit yang sudah saya baca. Dan, lihat settingnya! Pangandaran! tempat yang sama sentimentilnya dengan Yogya buat saya. Ngomong-ngomong Cagar Alam Pananjung. Saya ingat pernah diwanti-wanti oleh guru agar tidak membawa botol berisi minuman berwarna ke sana, takut diambil monyet, lalu saya dan teman-teman saya bercanda tentang membawa brotowali, buat ngerjain monyetnya. Sayang sekali saya tidak masuk Gua Jepang, takut :p

Oke, kembali ke topic. Dibanding dengan yang lain, cerita Misteri Gua Jepang ini terasa lebih singkat. Meski begitu, sama sekali tidak terburu-buru, ceritanya terasa mengalir, membuat saya terus membuka halaman-demi halamannya. Dan tetap dapat suspense-nya, tiap-tiap adegan aksinya membuat degup jantung berpacu.

Dan saya suka karakterisasinya, terutama keluarga Adon yang menyenangkan sekali (kamera ilang, bukan rezeki, waks?!). Walau minim informasi tentang budaya setempat, saya puas sekali dengan informasi mengenai sejarah dan lingkungan sekitar Pangandaran. Ceritanya seru, saya suka!

Udah gitu aja.*ampuuun*


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...