Minggu, 24 Agustus 2014

The Man in The Brown Suit - Agatha Christie

Judul : The Man in The Brown Suit (1924)
Judul terjemahan : Pria Bersetelan Cokelat
Pengarang : Agatha Christie
Penerjemah : Ny. Suwarni A.S.
Desain Sampul : Staven Andersen
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit : Cetakan ke-7, Agustus 2012
Tebal : 408 hlm
ISBN : 978-979-22-8513-0
Genre : Classic, Crime, Thriller & Mystery

Anne Beddingfeld adalah putri tunggal seorang profesor yang merupakan salah seorang peneliti Inggris terbesar mengenai manusia primitif. Tapi, kehidupannya begitu membosankan, sehari-hari ia membantu ayahnya yang miskin itu dalam 'pekerjaannya' di desa kecil Little Hampsly. Padahal Anne sangat mendambakan petualangan.
"Kita tidak boleh berpikiran rendah. Kita tak boleh berpikiran rendah kalau masalahnya menyangkut ilmu pengetahuan" (21)
Suatu hari, ayahnya menemukan suatu penemuan besar. Yaitu tengkorak yang mirip tengkorak jawa, tengkorak leluhur Neanderthal. Sayang, disaat paling menarik baginya itulah beliau meninggal. Dan hanya mewariskan 87 pound untuk Anne.

Tapi, kematian Charles Beddingfeld juga berarti hal lain. Anne kini bebas, ia bisa pergi ke dunia luar dan berpetualang! Pertama-tama ia tinggal dengan keluarga pengacaranya di London, walau ia tidak yakin Mrs. Flemming akan menyukainya atau tidak.
"Betapa susahnya hidup ini. Laki-laki tidak akan mau berbaik hati pada kita bila kita tak cantik, sedang wanita tidak akan mau berbaik hati kalau kita cantik." (31)
Misteri dimulai dari Bab 3. Anne baru pulang dari wawancara kerja --yang gagal. Ia naik kereta di stasiun bawah tanah Hyde Park Corner dan berjalan ke ujung peron. Di sana ada seorang pria, dengan mantel berbau kapur barus. Pria iu tiba-tiba berbalik dan memandang sesuatu di belakang Anne seperti melihat hantu, ia mundur ketakutan dan jatuh ke rel listrik, lalu tewas. Anne berteriak, orang-orang datang termasuk seorang dokter. Semua sudah selesai dan ia pergi ke tangga ke arah lift, dokter tadi berlari di depannya tanpa sadar menjatuhkan sesuatu dari sakunya. Secarik kertas berbau kapur barus.

Kemudian seorang wanita ditemukan tewas dicekik di lantai atas di Mill House, Marlow. Meski terlihat tidak berhubungan kedua kematian ini ada sangkut pautnya, terutama dengan suatu komplotan penjahat rahasia yang dipimpin seorang 'kolonel', dimasa lalu mereka pernah mencuri berlian Amerika Selatan dari dua orang pemuda tak berdosa dan menukarnya dengan berlian curian De Beers. Sehingga dua pemuda ini yakni Eardsley dan Lucas dicurigai mencuri berlian De Beers. Untungnya salah seorang ayah kedua pemuda ini adalah orang terpandang, kasus itu ditutup namun tetap menyisakan rasa malu yang besar. Kedua pemuda ini kemudian ikut perang, salah seorang gugur yang lain kembali untuk balas dendam.

Salah satu favorit saya, Anne memiliki semangat yang besar, sesuatu yang ia pendam selama ini di hidupnya yang membosankan. Ia mengenal petualangan melalui film, dan membayangkan betapa serunya. Anne memang gila, ia kemudian pergi ke Afrika dengan modal 40 pound. Untungnya nasibnya sangat-sangat baik dan ia juga cantik.

Kolonel Race, andai saja saya tidak kenal dia sebelumnya, sebenarnya cocok sekali menjadi 'orang yang paling tidak mungkin' apalagi ia memang seorang kolonel, dan mendapat warisan dari Sir Laurence Eardsley. Dan gara-gara itu perannya jadi terasa sangat sedikit, hanya sebagai orang yang menceritakan pada Anne tentang kasus De Beers dan sang 'kolonel', penjahat ulung yang bekerja di balik layar yang menurut ramalan akan dihancurkan oleh seorang wanita.

Buku ini dinarasikan oleh dua orang. Anne dan Sir Eustace Pedler--pemilik Mill House, yang di dapatkan Anne dari buku catatan hariannya. Tidak memusingkan karena disetiap pergantian ditulis keterangan seperti "lanjutan kisah Anne", "kutipan dari buku catatan harian Sir Eustace". Lagipula karakter dua orang ini sangat berbeda, kebalikan dari Anne, Sir Eustace hanya ingin kedamaian dan ia 'mati-matian' untuk mendapatkannya

Saya juga suka sekali covernya, cover edisi ini--karya Staven Andersen, memang menarik sekali. Setelah membaca biasanya saya akan diam menelaah apa yang terjadi, tipuan-tipuan pelaku dan lain-lain. Lalu memandangi covernya dan mencoba menghubungkannya dengan cerita. Saya rasa cukup jelas, tiga pihak yang memperebutkan berlian, mereka condong kekiri karna usaha mereka tidak terpuji dan jika tidak hati-hati akan jatuh dari pijakan dan mereka memang hampir jatuh. Atau mungkin berlian itu adalah Anne Beddingfeld yang diperebutkan Kolonel Race, Sir Eustace Pedler dan Harry? Hahaha
""Tak ada lagi yang ingin Anda ceritakan tentang dia?" tanyanya waktu aku bangkit dan bersiap-siap untuk pergi. 
"Ada," kataku. Kumanfaatkan kesempatan terakhir itu sebaik-baiknya. "Kepalanya berbentuk brachycephalic. Tidak akan mudah baginya untuk mengubah itu." 
Aku senang melihat Inspektur Meadows menghentikan penanya. Jelas bahwa dia tak tau bagaimana menuliskan kata brachycephalic itu." (49)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...